Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Sablon Kaos Step-by-step

Sudah lama nih kami tidak menerbitkan artikel, maklum kami agak sibuk.

Artikel sablon kaos tahap-demi-tahap ini kami harapkan dapat membantu keinginan anda untuk berwiraswasta. Mari kita mulai…

Tentunya anda harus menyiapkan bahan dan alat2 untuk menyablon kaos, antara lain:

  • Kaos yang akan dicetak (ya iya dong….)
  • Papan tripleks sesuai besar kaos
  • Rangka/screen dengan gambar yang sudah  diafdruk (lihat cara afdruk)
  • Rakel yang sudah terpasang di pegangan rakel
  • Tinta sablon tekstil (untuk demo ini kami pakai 3 warna)
  • Beberapa lembar plastik
  • Selotip
  • Kain katun perca & air secukupnya untuk lap sisa tinta.

Step 1.

Masukkan tatakan tripleks ke dalam kaos agar tinta tidak merembes ke bagian belakang kaos dan menstabilkan kaos waktu disablon.

1. Siapkan kaos

Step 2.

Letakkan rangka / screen / kasa sablon di atas kaos.  Posisikan gambar sesuai dengan keinginan perancang.

Bagian pertama yang akan disablon adalah “Live In” dengan warna HIJAU. Tutupi gambar yang lain dengan selembar plastik dan selotip secukupnya. Lihat gambar berikut.

2. Posisikan rangka sesuai rancangan

Step 3.

Tuangkan tinta sablon di tepi gambar seperti contoh di bawah ini.

3. Tuang tinta di tepi gambar

Step 4.

Tarik cat sablon tersebut ke arah kiri dengan tekanan yang rata. Cukup satu kali tarikan.

4. Tarik tinta ke kiri

Step 5.

Sablon kaos berikutnya sampai semua kaos tersablon dengan gambar bagian pertama.

5. Hasil tahap pertama

Step 6.

Letakkan kaos yang sudah disablon sedemikian rupa agar ruang kerja / ruang gerak anda tetap leluasa (tidak menghambat efesiensi kerja).

Bersihkan/cuci tinta dari rangka dan siapkan gambar bagian berikutnya (untuk demo ini adalah  gambar bagian tengah yang berwarna HITAM). Tutup bagian lain dengan plastik & selotip.

6. Atur hasil sablonan

Step 7.

Ulangi step 2 – 6 untuk bagian ke dua.

7. Hasil sablon bagian ke dua

Step 8.

Ulangi proses menyablonan sampai selesai. Siapkan penyablonan bagian ke tiga (warna MERAH)

8. Susunan hasil sablon bagian ke dua

Step 9.

Makin lama makin mudah bukan? Yang penting waktu meletakkan gambar di screen untuk “mewarnai” salib tersebut, posisinya harus tepat.

9. Hasil sablon bagian ke tiga

Step 10.

Sudah hampir selesai proyek ini. Satu bagian lagi…. warna HIJAU (sama dengan warna huruf “Live In”)

10. Kumpulan hasil sablon bagian ke tiga

Step 11.

Sekali lagi… penempatan screen harus tepat agar hasilnya prima.

11. Tulisan warna hijau pada gambar pita

Step 12.

Proyek Sablonan Selesai

Proyek Sablonan Selesai

Bila semua kaos sudah tersablon, tunggu sampai tinta betul-betul kering sebelum kaos dilipat untuk dikirimkan ke pemesan.

Jangan lupa segera bersihkan screen sebersih mungkin dari tinta sablon untuk  pesanan sablon berikut yang sama design-nya.

TIPS: Ada manfaatnya bila anda berlatih dulu sebelum menyablon ke kaos pesanan. Semakin banyak anda berlatih semakin lancar prosesnya.

Bila ada pertanyaan atau saran, jangan ragu untuk tinggalkan komentar anda pada blog ini atau silakan hubungi kami/kunjungi toko DANI.

Selamat Menyablon!

PERHATIAN: Tutorial di bawah ini kami tulis untuk membagi ilmu teknik sablon kepada para peminat sablon kaos. Artikel ini tidak boleh disalin (copy and paste) sebagian maupun seluruhnya tanpa ijin resmi dari toko DANI. Bila anda ingin menyebar luaskan tutorial ini, kami mengijinkan anda untuk menggunakan LINK balik ke halaman (post) tutorial ini. Pelanggaran terhadap peraturan ini merupakan pelanggaran hak cipta.

 

410 thoughts on “Cara Sablon Kaos Step-by-step

  1. AvatarSulkhan

    terima kasih bnget mas dani dengan adanya blog ini amat sangat membantu saya yg masih newbie. sekalian mau tanya kenapa ya hasil sablonan ku ketika d cuci kok luntur

  2. AvatarAdin Yusroni

    mas dani ini saya nyablon kaos, tapi hasil sablonya gak rata kenapa yakk, padahal awalnya biasa aja mas, yaa lumayan gitu awalnya, terus tiba tiba sekarang sablonan saya yang bagian atasnya bagus tapi bagian bawahnya kayak gak ada pasta yang masuk screen, cuma kelihatan transparant gitu mas, itu kenapa yak? salah dimana nya ya mass? sudah saya coba sablon dari bawah juga hasilnya sama mas, kalo misalnya kesalahan karena penekanan pada rakel kan pastinya kalo saya nyablonnya dari bwah kan hasilnya bagus yang di bawah, tapi hasilnya sama mas, cuma yang dibagian itu itu saja yang hasilnya bagus, itu kesalahanya di mana ya mas?

  3. Avatarbogi

    ada 2 handfeel yg saya mau, baik pada kain terang maupun gelap :
    1. tebal dan mengkilap/licin
    2. tipis tapi awet
    tinta apa yg pak dani sarankan?
    campurannya gmn pak?
    bagaimana jika tanpa dasaran putih langsung naik gesut karna beberapa tinta skr sudah ada yg mumpuni untuk melakukan hal tersebut tentu 3x-4x gesut, bagaimana dengan produk bapak? mungkin perlu dicoba krn akan menghasilkan handfeel yg lembut

    terima kasih pak
    semoga banyak rejeki

    salam gesut

    1. Pak DaniPak Dani Post author

      1. tebal dan mengkilap/licin
      Menggunakan R280 dan R270 pak. untuk licin setelah di heatpress akan licin.
      2. tipis tapi awet
      Untuk hasil tipis menggunakan R440
      untuk awet tentu relatif ya, kalau nyucinya kasar mau tinta harga selangit tetap akan rusak tentunya 🙂

  4. Avatarred point

    Mas Dani, ketika kita menyablon dengan tintanya, apa perlu tambahan khusus supaya tintanya kuat dan tidak pecah jika ditarik? Soalnya saya sablon dengan tinta rubber dan hanya dikeringkan, tetapi pecah mas hanya satu minggu. Sedangkan saya lihat hasil sablonan toko lain ketika ditarik tetap elastis. Gimana solusinya ya? Terima kasih

    1. AvatarOom Dani

      sudah sering masalah ini dibahas, intinya pemanasan yang maksimal akan menghasilkan tinta yang kuat, namun demikian bila hal tersebut sudah dilakukan tapi masih pecah, coba ganti tintanya dengan yang lebih baik lagi.

      Terkadang milih tintanya hanya berdasarkan harga yang murah saja tanpa melihat hasil kualitas ya sama saja pecah walau cara pengeringan sudah benar, semoga dapat dimengerti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Translate »