Tekanan Rakel Sablon

Salah satu masalah yang juga sering dihadapi oleh sabloners pemula dan sering ditanyakan kepada kami mengenai bagaimana tekanan rakel yang benar disaat menyablon.

Hemmm……

Ini pertanyaan ringan tapi amat susah untuk kami memberi penjelasan yang bisa dimengerti oleh sabloners pemula. Lain halnya bila menjelaskan mengenai tekanan rakel dengan menggunakan mesin sablon yang ada setelan untuk seberapa besar tekanan yang harus diberikan kepada rakel disaat menyapu tinta pada screen.

Kalau kami katakan dengan tekanan 500gram atau 10 bar tentu tetap tidak jelas pula bagi sabloners pemula, termasuk saya tentunya 😀  Sama halnya bila Anda ketempat pijat refleksi, dimana si pemijat akan bertanya kepada Anda “apakah cukup tekanan pijatnya?” bila Anda berkata “kurang” maka si pemijat akan menambah tekanannya begitu pula sebaliknya bila Anda berkata “terlalu kuat” tentu si pemijat akan mengurangi tekanan pijatannya sampai Anda merasa nyaman bukan 😎

Jadi trik yang terbaik adalah menyesuaikan tekanan rakel dengan cara mencoba pada bahan kaos cobaan terlebih dahulu. Lakukan penyesuaian tekanan dari mulai yang tekanan keras lalu lihat hasilnya, lakukan lagi pada kaos cobaan berikutnya dengan tekanan sedang dan liat hasilnya. begitu juga dengan tekanan rendah liat hasilnya mana yang terbaik hasilnya?
Setelah mengetahui pada tekanan berapa yang terbaik,  lakukanlah pada produksi sablon yang sebenarnya.

Semoga artikel ini bermanfaat buat semua.

 

Yuk bagi ilmu & info:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

19 thoughts on “Tekanan Rakel Sablon

  1. yudha

    mas,, untuk menyablon dengan bahan tinta rubber bagusx berapa kali gesutan? sy sudah coba bbrpa kli menggesut dengan tekanan rakel keras, dan sedang dengn 1 sampai 2 kali menggesut saat menyablon pertama tp hasilx tinta meluber..

    1. Pak Dani

      sepertinya anda menggunakan tinta rubbernya terlalu encer, tapi bisa ada kemungkinan juga dari tekanannya yang menyebabkan meleber.

  2. egy bonza

    mas, kl hasil sablonnya bintik bintik berpori gt apa sebabnya yaa??? apakah tekanan rakelnya? dan saya sering gesutan pertama ama kedua dan seterusnya ga ada perbedaan,maksudnya warnanya ttp aja seperti gesutan pertama, kira” mslh apa yg saya hadapi? terima kasih sebelumnya mas Dani

    1. tokodani

      hasil bintik bisa karena tinta agak sedikit encer, tapi bisa juga karena memang lubang screen anda yang mampat.

  3. ales

    om dani, saya mau tanya,
    saya menyablon sudah beberapa x ko hasil sablonan nya tidak bagus,
    pada ngeresap apa karna tekanan rakel nya trlalu kencag atau terlalu lembut,
    memangnya cara menyablon dengan hasil yang bagus bgmna ya.
    saya pemula om

    1. tokodani

      coba dibaca kembali artikel tersebut diatas, terutama pada alenia terakhir.
      baca dan dimengerti terlebih dahulu apa yang kami tulis. 🙂

  4. Jem

    Om Dani..mw tny…sesuai pengalaman para master ni…bagusan rakel yg tipis ato tebal y?? pemula ni…..

  5. yudi eko

    om dani nanya..

    lanjutan pertanyaan di pemilihan ukuran screen

    nglanjutin pertanyaan di plastisol cara sablon tebal yang hemat kreatif

    om ada teman ngasi saran daripada nyablon berkali2

    kalo misal kayu screennya di ganjal apa hasilnya sama kayak afdruk tebal? ato nyablon berulang?

    saya simpulkan kalo pake T kecil (kasar) dengan tinta yang agak pekat kira2 bisa bantu mempermudah efek tebal y om???

    1. tokodani

      ada pengaruh tapi sedikit sekali, yang lebih berpengaruh adalah tinta lebih kental saja.

      btw mohon bantuannya juga mas, untuk sebuah pertanyaan disesuaikan dengan judul topik sehingga topik dengan pertanyaan bisa seiring sejalan, dan tidak mencar mencar gini.
      terima kasih.

    1. tokodani

      rakel aluminium tidak ada mas, yang ada itu gagang alumunium dan gagang rakel kayu 🙂
      perbedaan yang paling mencolok adalah gagang alumunium lebih ringan dibandingkan dengan yang gagang kayu.

  6. Jodi

    Ooo… Baru tau kalo ternyata Mas Dani suka ke panti pijat yah! Hahahai…
    Aku sebenarnya baru ngerti cara menekan rakel yang lumayan benar! Aku narik rakel sambil memperhatikan tinta yg keluar, dan pasti kliatan kalo tintanya udh rata di baju. kalo posisi rakel tegak, hasil sablon tipis. Kalo posisi miring, hasil sablon jadi lebih tebal. atau gesutan pertama dgn posisi rakel tegak,kemudian gesutan kedua agak miring hasilnya lebih bagus ya.


Translate »