Cara Sablon Kaos Step-by-step

Sudah lama nih kami tidak menerbitkan artikel, maklum kami agak sibuk.

Artikel sablon kaos tahap-demi-tahap ini kami harapkan dapat membantu keinginan anda untuk berwiraswasta. Mari kita mulai…

Tentunya anda harus menyiapkan bahan dan alat2 untuk menyablon kaos, antara lain:

  • Kaos yang akan dicetak (ya iya dong….)
  • Papan tripleks sesuai besar kaos
  • Rangka/screen dengan gambar yang sudah  diafdruk (lihat cara afdruk)
  • Rakel yang sudah terpasang di pegangan rakel
  • Tinta sablon tekstil (untuk demo ini kami pakai 3 warna)
  • Beberapa lembar plastik
  • Selotip
  • Kain katun perca & air secukupnya untuk lap sisa tinta.

Step 1.

Masukkan tatakan tripleks ke dalam kaos agar tinta tidak merembes ke bagian belakang kaos dan menstabilkan kaos waktu disablon.

1. Siapkan kaos

Step 2.

Letakkan rangka / screen / kasa sablon di atas kaos.  Posisikan gambar sesuai dengan keinginan perancang.

Bagian pertama yang akan disablon adalah “Live In” dengan warna HIJAU. Tutupi gambar yang lain dengan selembar plastik dan selotip secukupnya. Lihat gambar berikut.

2. Posisikan rangka sesuai rancangan

Step 3.

Tuangkan tinta sablon di tepi gambar seperti contoh di bawah ini.

3. Tuang tinta di tepi gambar

Step 4.

Tarik cat sablon tersebut ke arah kiri dengan tekanan yang rata. Cukup satu kali tarikan.

4. Tarik tinta ke kiri

Step 5.

Sablon kaos berikutnya sampai semua kaos tersablon dengan gambar bagian pertama.

5. Hasil tahap pertama

Step 6.

Letakkan kaos yang sudah disablon sedemikian rupa agar ruang kerja / ruang gerak anda tetap leluasa (tidak menghambat efesiensi kerja).

Bersihkan/cuci tinta dari rangka dan siapkan gambar bagian berikutnya (untuk demo ini adalah  gambar bagian tengah yang berwarna HITAM). Tutup bagian lain dengan plastik & selotip.

6. Atur hasil sablonan

Step 7.

Ulangi step 2 – 6 untuk bagian ke dua.

7. Hasil sablon bagian ke dua

Step 8.

Ulangi proses menyablonan sampai selesai. Siapkan penyablonan bagian ke tiga (warna MERAH)

8. Susunan hasil sablon bagian ke dua

Step 9.

Makin lama makin mudah bukan? Yang penting waktu meletakkan gambar di screen untuk “mewarnai” salib tersebut, posisinya harus tepat.

9. Hasil sablon bagian ke tiga

Step 10.

Sudah hampir selesai proyek ini. Satu bagian lagi…. warna HIJAU (sama dengan warna huruf “Live In”)

10. Kumpulan hasil sablon bagian ke tiga

Step 11.

Sekali lagi… penempatan screen harus tepat agar hasilnya prima.

11. Tulisan warna hijau pada gambar pita

Step 12.

Proyek Sablonan Selesai

Proyek Sablonan Selesai

Bila semua kaos sudah tersablon, tunggu sampai tinta betul-betul kering sebelum kaos dilipat untuk dikirimkan ke pemesan.

Jangan lupa segera bersihkan screen sebersih mungkin dari tinta sablon untuk  pesanan sablon berikut yang sama design-nya.

TIPS: Ada manfaatnya bila anda berlatih dulu sebelum menyablon ke kaos pesanan. Semakin banyak anda berlatih semakin lancar prosesnya.

Bila ada pertanyaan atau saran, jangan ragu untuk tinggalkan komentar anda pada blog ini atau silakan hubungi kami/kunjungi toko DANI.

Update (17 Agustus 2010): Silakan lihat artikel kami tentang produk tinta sablon Photopia (yang dapat berubah bila terkena sinar matahari) untuk meningkatkan kreatifitas desain sablon kaos.

Selamat Menyablon!

PERHATIAN: Tutorial di bawah ini kami tulis untuk membagi ilmu teknik sablon kepada para peminat sablon kaos. Artikel ini tidak boleh disalin (copy and paste) sebagian maupun seluruhnya tanpa ijin resmi dari toko DANI. Bila anda ingin menyebar luaskan tutorial ini, kami mengijinkan anda untuk menggunakan LINK balik ke halaman (post) tutorial ini. Pelanggaran terhadap peraturan ini merupakan pelanggaran hak cipta.

 

Yuk bagi ilmu & info:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

415 thoughts on “Cara Sablon Kaos Step-by-step

  1. Adin Yusroni

    mas dani ini saya nyablon kaos, tapi hasil sablonya gak rata kenapa yakk, padahal awalnya biasa aja mas, yaa lumayan gitu awalnya, terus tiba tiba sekarang sablonan saya yang bagian atasnya bagus tapi bagian bawahnya kayak gak ada pasta yang masuk screen, cuma kelihatan transparant gitu mas, itu kenapa yak? salah dimana nya ya mass? sudah saya coba sablon dari bawah juga hasilnya sama mas, kalo misalnya kesalahan karena penekanan pada rakel kan pastinya kalo saya nyablonnya dari bwah kan hasilnya bagus yang di bawah, tapi hasilnya sama mas, cuma yang dibagian itu itu saja yang hasilnya bagus, itu kesalahanya di mana ya mas?

    1. Pak Dani

      terima kasih sudah memberi keterangan yang lumayan detail.
      kami duga itu terjadi akibat LANGITAN.
      silahkan baca mengenai langitan

      semoga terbantu

  2. bogi

    ada 2 handfeel yg saya mau, baik pada kain terang maupun gelap :
    1. tebal dan mengkilap/licin
    2. tipis tapi awet
    tinta apa yg pak dani sarankan?
    campurannya gmn pak?
    bagaimana jika tanpa dasaran putih langsung naik gesut karna beberapa tinta skr sudah ada yg mumpuni untuk melakukan hal tersebut tentu 3x-4x gesut, bagaimana dengan produk bapak? mungkin perlu dicoba krn akan menghasilkan handfeel yg lembut

    terima kasih pak
    semoga banyak rejeki

    salam gesut

    1. Pak Dani

      1. tebal dan mengkilap/licin
      Menggunakan R280 dan R270 pak. untuk licin setelah di heatpress akan licin.
      2. tipis tapi awet
      Untuk hasil tipis menggunakan R440
      untuk awet tentu relatif ya, kalau nyucinya kasar mau tinta harga selangit tetap akan rusak tentunya :)

  3. Rheza

    Mas mau nanya gimana yah cara membersihkan
    tinta pada screen yang mau di pake untuk warna
    selanjutnya????

  4. red point

    Mas Dani, ketika kita menyablon dengan tintanya, apa perlu tambahan khusus supaya tintanya kuat dan tidak pecah jika ditarik? Soalnya saya sablon dengan tinta rubber dan hanya dikeringkan, tetapi pecah mas hanya satu minggu. Sedangkan saya lihat hasil sablonan toko lain ketika ditarik tetap elastis. Gimana solusinya ya? Terima kasih

    1. Oom Dani

      sudah sering masalah ini dibahas, intinya pemanasan yang maksimal akan menghasilkan tinta yang kuat, namun demikian bila hal tersebut sudah dilakukan tapi masih pecah, coba ganti tintanya dengan yang lebih baik lagi.

      Terkadang milih tintanya hanya berdasarkan harga yang murah saja tanpa melihat hasil kualitas ya sama saja pecah walau cara pengeringan sudah benar, semoga dapat dimengerti.

  5. tubagus

    kalo masalah tinta rubber yang gak nutup di kain itu kenapa ya ? padhal ane pake tinta matsui rubber white gan. mohon pencerahannya

  6. gusmet

    Salut bngt dngan blog nya bro., komentarnya ngeri bnget bnyaknya, bru kli ini lihat blog yg commentnya sbnyk blognya kg iwb… mantaap..

  7. gusmet

    Wuih pnjng bnget,smpai cpek geser kursor kebawah he he he..,Mas dani mau nanya ne.,kira2 buka usaha sablon kaos mana yg lbh untung dan harga jual kaosnya lebih murah, sablon manual atau sablon dtg..?.mksh sblmnya

    1. tokodani

      pertanyaannya cukup bagus, karena itu kami jawab dengan membuat post artikel baru sesuai pertanyaan mas gusmet.
      silahkan baca jawabannya DISINI

  8. Red Point

    Mas, mau tanya.. Kalo kita mau setrika hasil sablonannya (karena gak ada heat press dan heat gun) itu prosesnya setelah sablonannya kering atau setelah gesut langsung di setrika? Thanks :)

  9. Mag Bule

    Askum omm saya numpang tanya nie ..
    gimana sie cara megang ngesyut rakel pada saat penyablonan ..
    dalam keadaan rakel lurus apa harus sedikir miring ..
    tolong bimbingan.nya omm
    maaf agak telat terima kasih

  10. syahrull

    Mau nanya pak dani, kalo sablonnya di tindih bakalan berubah warna gk ya ?? Misalnya pertama kita nyablon warna merah terus di tindih dengan warna hijau, nah apa bakal berubah jadi warna kuning tuh.

    Pemula ni pak.

    1. tokodani

      kalau menggunakan tinta medium extender tentu akan berubah, tapi bila menggunakan pasta rubber colour tidak akan berubah.

  11. heri

    1. Untuk sablon 3 warna kayak gitu berapa kali naik per warnanya?
    2. Itu pake screen ukuran brp?
    3. Untuk hasil yang baik, apakah perlu dikasih jarak antara screen dengan media yang akan disablon?
    makasih atas responnya…

    1. tokodani

      1. coba dibaca lagi artikel diatas deh, sudah kami jelaskan berapa kalinya tuh:)

      2. pakai screen 77T

      3. kalau untuk ngeblok sebaiknya dikasih jarak, kalau seperti diatas tanpa jarak pun masih baik.

      1. heri

        Dua lagi mas…
        1. Untuk sablon rubber warna putih ke kain gelap. Perlu dikasih binder apa cukup rubber white aja?
        2. Apakah berbahaya bagi hasil sablonan bila rubber warna dicampur pigmen + binder + Glyserin (softener)?

        Thanks so much!!!
        Bravo Toko Dani.com

        1. tokodani

          1. Cukup rubber white saja, tapi bila menginginkan ditambah binder boleh boleh saja asalkan tidak berlebih nanti jadi terlalu encer.

          2. Berbahaya dalam arti apa? kalau bereaksi seperti terbakar tentu tidak.

    1. tokodani

      tinta rubber white tidak bisa dicampur dengan pigmen, yang bisa dicampur adalah rubber colour saja.


Translate »